Selayang Pandang

Program Doktor Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga berdiri sejak tahun 2008 berdasarkan SK Rektor UNAIR No. 4311/JO3/OT/2008 tanggal 10 Maret 2008. Program Doktor Program Studi Kesehatan Masyarakat didesain untuk menghasilkan ilmuwan di bidang kesehatan masyarakat yang memiliki daya nalar dan integritas tinggi. Tekanan utama dari Disertasi yang dihasilkan oleh Lulusan Program Doktor Program Studi Kesehatan Masyarakat adalah menghasilkan temuan baru (novelty) pada aspek keilmuan.

Visi

Excellence dalam pendidikan doktor bidang kesehatan masyarakat yang bersifat akademis dengan pendekatan transdisiplin pada tingkat nasional maupun internasional.

Misi

  1. Menyelenggarakan pendidikan doktor melalui pendekatan transdisiplin untuk pengembangan keilmuan di bidang kesehatan masyarakat.
  2. Menyelenggarakan pendidikan berdasarkan bukti (evidance based) dan student center learning.
  3. Mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam mengelola kegiatan penelitian untuk menghasilkan temuan ilmiah baru dalam aspek akademik, melalui pemanfaatan dan pengembangan IPTEK mutakhir di bidang Kesehatan masyarakat.
  4. Mengembangkan soft skill (Komunikasi dan advokasi) dalam penyebarluasan temuan ilmiah baru hasil penelitian secara lisan maupun tulisan dalam mendukung penggunaan maupun pengembangan IPTEK di Bidang Kesehatan Masyarakat
  5. Meningkatkan peran aktif mahasiswa dalam mengelola penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Tujuan

  1. Menghasilkan doktor di bidang kesehatan masyarakat dengan kemampuan nalar yang tinggi, kritis, proaktif, kreatif, dan inovatif  dengan orientasi promotif, preventif, protektif dan advokatif.
  2. Menghasilkan doktor yang memiliki kemampuan dalam pengembangan konsep baru, pengetahuan empirik, teori, metodologi, model atau informasi melalui penelitian dalam bidang Kesehatan masyarakat.
  3. Menghasilkan doktor di bidang kesehatan masyarakat yang memiliki integritas tinggi, sehingga dapat memberikan sumbangan baru bagi pengembangan IPTEK bidang kesehatan masyarakat.
  4. Menghasilkan doktor yang mampu berperan aktif dalam penyebarluasan temuan ilmiah baru melalui pertemuan ilmiah nasional dan internasional maupun melalui tulisan pada jurnal ilmiah nasional dan internasional.
  5. Berkembangnya wadah komunikasi serta pengembangan networking dan partnership.