UNIVERSITAS AIRLANGGA
PUSAT PENERIMAAN MAHASISWA BARU
PROGRAM PENDIDIKAN DOKTER SPESIALIS








A. TUJUAN

Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) bertujuan menghasilkan dokter spesialis yang berjiwa Pancasila dan memiliki:

  1. Kepribadian yang mengutamakan integritas dan berpedoman pada etika ilmu maupun etika profesi serta berwawasan nasional dan internasional
  2. Kepekaan terhadap masalah yang dihadapi masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan bidang spesialisasinya
  3. Pengetahuan dan keterampilan untuk mengelola kasus kesehatan yang menuntut pelayanan khusus sesuai dengan bidang spesialisasinya
  4. Kemampuan untuk bekerjasama dengan tenaga spesialis lain dalam rangka rujukan untuk menangani kasus-kasus khusus demi kepentingan kesehatan penderita
  5. Kemampuan untuk senantiasa meningkatkan otoaktifitas dan otokreatifitas sehingga dapat menunjang pengembangan spesialisasinya
  6. kemampuan untuk merencanakan, menentukan dan melaksanakan pendidikan secara mandiri untuk menyebarluaskan bidang spesialisasinya
  7. Kesadaran untuk terus menerus meningkatkan standard praktek profesi setinggi-tingginya

B. INFORMASI
  • Badan Koordinasi Pendidikan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga RSUD Dr Soetomo
    Jl. Prof. Dr. Moestopo 47 Surabaya, telp. 031-5501543
  • Kantor Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Airlangga
    Gedung Airlangga Convention Center (ACC) Kampus C Universitas Airlangga Mulyorejo Surabaya
    Telp. 031-5956009, 5956010, 5956013 Fax. 031-5956027
    Web: http://ppmb.unair.ac.id | Email: ppmb@unair.ac.id
  • Download Daftar Telepon PRODI PPDS (<< Klik)

PROGRAM STUDI DAN DAYA TAMPUNG TAHUN AKADEMIK 2016/2017

NO PROGRAM STUDI DAYA TAMPUNG 2016
GASAL GENAP
1 Ilmu Kesehatan Mata 6 6
2 Ilmu Penyakit Dalam 15 15
3 Neurologi 6 6
4 Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin 4 4
5 Ilmu Kesehatan Telinga, Hidung, Tenggorok Bedah Kepala dan Leher 6 6
6 Anestesiologi dan Reanimasi 15 15
7 Ilmu Bedah 10 10
8 Ilmu Bedah Anak 3 2
9 Orthopaedi dan Traumatologi 8 8
10 Bedah Plastik Rekontruksi dan Estetika
6 6
11 Urologi
6 6
12 Bedah Saraf
4 4
13 Ilmu Bedah Toraks dan Kardiovaskular
4 4
14 Obstetri dan Ginekologi
8 8
15 Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi 7 7
16 Ilmu Kedokteran Forensik dan Medikolegal 3 3
17 Ilmu Kesehatan Anak 11 11
18 Ilmu Kardiologi dan Kedokteran Vaskular (Ilmu Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah) 7 7
19 Patologi Anatomi 4 4
20 Patologi Klinik 9 9
21 Ilmu Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi 8 8
22 Radiologi 8 8
23 Psikiatri 6 6
24 Andrologi 2 2
25 Mikrobiologi Klinik 8 8

BIAYA PENDIDIKAN DAN LAMA STUDI PPDS 2016


BIAYA PROGRAM PENDIDIKAN DOKTER SPESIALIS BAGI MAHASISWA INDONESIA

Program pendidikan ini meliputi 25 (dua puluh lima) bidang spesialisasi:

No Program Studi SOP
(Rp)
SP3
(Rp)
1 Ilmu Kesehatan Mata 10.000.000 50.000.000
2 Ilmu Penyakit Dalam 10.000.000 10.000.000
3 Neurologi 7.500.000 10.000.000
4 Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin 7.500.000 35.000.000
5 Ilmu Kesehatan THT (Telinga, Hidung, Tenggorokan) dan KL (Kepala, Leher) 7.500.000 35.000.000
6 Anestesiologi dan Reanimasi 10.000.000 15.000.000
7 Ilmu Bedah 10.000.000 10.000.000
8 Orthopaedi dan Traumatologi 10.000.000 10.000.000
9 Bedah Plastik Rekontruksi dan Estetika 10.000.000 40.000.000
10 Urologi 10.000.000 10.000.000
11 Bedah Saraf 10.000.000 10.000.000
12 Ilmu Bedah Toraks dan Kardiovaskular 10.000.000 10.000.000
13 Obstetri dan Ginekologi 10.000.000 20.000.000
14 Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi 7.500.000 10.000.000
15 Ilmu Kedokteran Forensik dan Medikolegal 7.500.000 7.500.000
16 Ilmu Kesehatan Anak 10.000.000 60.000.000
17 Ilmu Kardiologi dan Kedokteran Vaskular 10.000.000 10.000.000
18 Patologi Anatomi 7.500.000 15.000.000
19 Patologi Klinik 7.500.000 10.000.000
20 Ilmu Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi 7.500.000 10.000.000
21 Radiologi 7.500.000 15.000.000
22 Psikiatri 7.500.000 15.000.000
23 Andrologi 7.500.000 15.000.000
24 Mikrobiologi Klinik 7.500.000 10.000.000
25 Ilmu Bedah Anak 10.000.000 15.000.000
Keterangan: *) Berdasarkan SK Rektor Nomor 12 tahun 2016 tertanggal 1 Maret 2016

SEMESTER GASAL 2016/2017
PROGRAM PENDIDIKAN DOKTER SPESIALIS (PPDS)

KEGIATAN WAKTU Keterangan
Pendaftaran Online 16 - 30 Maret 2016
Verifikasi Dokumen Pendaftaran 17 Maret - 4 April 2016
Pengumuman lolos verifikasi online 17 Maret - 4 April 2016
Perbaikan bagi yang tidak lolos 17 Maret - 4 April 2016 4 April 2015 pkl.15.00 WIB
Pembayaran Biaya Ujian 17 Maret - 5 April 2016 Biaya Pendaftaran akan segera diumumkan kemudian
Tes Psikologi 5 - 7 April 2016
Ujian TPA dan Bahasa Inggris 10 April 2016  
Wawancara, Tes Bidang Ilmu, dan Tes Kesehatan 12 April - 13 Mei 2016
Pengumuman Hasil Seleksi 3 Juni 2016  
Registrasi Mahasiswa Baru 14 - 15 Juni 2016  

JADWAL TES PSIKOLOGI PPDS GASAL 2016/2017

Pembayaran Jadwal Tes KETERANGAN
24 - 29 Maret 2016 5 April 2016 Pukul 07.30 - Selesai
Di LP3T Fakultas Psikologi Lt. 3
Kampus B Universitas Airlangga
30 Maret - 2 April 2016 6 April 2016

3 - 5 April 2016

7 April 2016

Jadwal Test ELPT (Pusat Bahasa Universitas Airlangga)
(Bagi yang belum mempunyai) :

  • Tanggal 22 & 24 Maret 2016 (Untuk PPDS dan PPDGS)
  • Informasi Pendaftaran ELPT :
      PUSAT BAHASA FAKULTAS ILMU BUDAYA UNIVERSITAS AIRLANGGA
      Jl. Dharmawangasa Dalam
      Telp. (031) 5029046, 5053607 | Fax. (031) 5053607
      Website : pusatbahasa.fib.unair.ac.id | Email : pusatbahasa@fib.unair.ac.id



  • SEMESTER GENAP TAHUN 2016/2017
    PROGRAM PENDIDIKAN DOKTER SPESIALIS (PPDS)

    KEGIATAN WAKTU KETERANGAN
    Pendaftaran Online 5 September - 6 Oktober 2016  
    Verifikasi Dokumen Pendaftaran 13 September - 6 Oktober 2016  
    Pengumuman lolos verifikasi online 13 September - 6 Oktober 2016  
    Perbaikan bagi yang tidak lolos 13 September - 7 Oktober 2016 Perbaikan berkas bagi peserta terakhir tanggal 7 Oktober 2016 Pukul 15.00 WIB.
    Pembayaran Biaya Ujian 13 September - 11 Oktober 2016  
    Tes Psikologi 13 - 14 Oktober 2016  
    Ujian TPA dan Bahasa Inggris 16 Oktober 2016  
    Wawancara, Tes Bidang Ilmu, dan Tes Kesehatan 18 Oktober - 14 November 2016  
    Pengumuman Hasil Seleksi 29 November 2016  
    Registrasi Mahasiswa Baru 6 - 8 Desember 2016  

    *) Pengisian Form Pendaftaran Online Harus Dilakukan Sesuai Jadwal yang telah ditentukan,
    diluar waktu yang kami tentukan pendaftaran Online DITUTUP (Sepenuhnya Tanggung Jawab Peserta)

    JADWAL TES PSIKOLOGI PPDS GENAP 2016/2017

    Pembayaran Jadwal Tes KETERANGAN
    13 - 26 September 2016 13 Oktober 2016 Pukul 07.30 - Selesai
    Di LP3T Fakultas Psikologi Lt. 3
    Kampus B Universitas Airlangga
    27 September - 11 Oktober 2016 14 Oktober 2016

    C A T A T A N !

    Berkas yang tidak lengkap tidak diproses.
    Setelah lolos verifikasi dan setelah melakukan pembayaran biaya pendaftaran (Via ATM / Teller) harap berkas yang telah diupload (1 Bendel Berkas Harus sudah urut dan sesuai dengan persyaratan yang ada di Web (persyaratan Umum 1-22 dan persyaratan Khusus) sebanyak 2 Rangkap/Set) segera dikirim ke PPMB Universitas Airlangga, Gedung Airlangga Convention Center Kampus C Surabaya Paling lambat Tgl 10 Oktober 2016 (Cap Pos).

    A. PERSYARATAN UMUM 2016

      1. Dokter Warga Negara Indonesia lulusan Program Studi Pendidikan Dokter /Fakultas Kedokteran (bagi lulusan tahun 2004 dan sesudahnya) yang terakreditasi A/B oleh BAN-PT.
      2. Dokter Warga Negara Indonesia lulusan dari Perguruan Tinggi /Institusi PTN/PTS di Indonesia yang terakreditasi BAN-PT (khusus bagi lulusan tahun 2015 dan sesudahnya).
    1. Khusus untuk Dokter Warga Negara Indonesia Lulusan Luar Negeri :
      1. Berasal dari prodi yang terakreditasi (sertifikat dari accreditation board)
      2. memenuhi ketentuan KKI (program adaptasi, uji kompetensi, mendapat STR khusus)
      3. calon mahasiswa yang diterima telah memenuhi wajib mengikuti program pra spesialis/adaptasi selama enam bulan hingga satu tahun meliputi: pemenuhan terhadap ketentuan KKI (Konsil Kedokteron Indonesia), kolegium.
    2. Khusus untuk Dokter Warga Negara Asing :
      1. mendapat rekomendasi dari KBRI dari negara asal mahasiswa
      2. lulusan dari program studi yang terakreditasi (sertifikat dari accreditation board)
      3. menyertakan copy ijazah dan transkrip akademik yang setara (dalam Bahasa Inggris)
      4. calon mahasiswa yang diterima akan mendapatkan pembelajaran kemampuan Bahasa Indonesia selama 1 tahun yang dibuktikan dengan sertifikat BIPA (Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing dan pembelajaran social budaya
      5. harus memiliki Surat Ijin/Persetujuan dari Pemerintah RI sesuai dengan kewenanganya, bila sudah diterima sebagai calon mahasiswa di UNAIR.
    3. Tidak memiliki cacat tubuh atau ketunaan yang dapat mengganggu kelancaran studi, dengan bukti berupa Surat Keterangan dari Lembaga/Rumah Sakit Pemerintah berwenang dan masih berlaku
    4. Memiliki Surat Keterangan Bebas Penggunaan NAPZA (Narkotik, Psikotropik dan Zat Additif lainnya) dari RSUD Dr. Soetomo atau Rumah Sakit Pemerintah lainnya, yang dibuat maksimal 3 (tiga) bulan terakhir.
    5. Memiliki Ijazah Sarjana Pendidikan Dokter dan Transkrip Akademik Sarjana Pendidikan Dokter, yang telah dilegalisir oleh Dekan Fakultas Kedokteran asal (tidak menerima konversi Indeks Prestasi Kumulatif).
    6. Memiliki Ijazah Pendidikan Profesi Dokter dan Transkrip Akademik Pendidikan Profesi Dokter, yang telah dilegalisir oleh Dekan Fakultas Kedokteran asal (tidak menerima konversi Indeks Prestasi Kumulatif).
      1. Bagi Calon Peserta PPDS, Lulusan Program Studi S1 Pendidikan Dokter yang menggunakan Kurikulum Non-KBK : telah lulus dokter minimal 1 (satu) tahun terhitung sejak dinyatakan lulus Ujian Kompetensi Dokter Indonesia (UKDI) dengan menyertakan fotokopi tanda bukti kelulusan UKDI dan Surat Keterangan telah bekerja di Instansi Pelayanan Kesehatan (Rumah Sakit Pemerintah/Swasta atau Puskesmas) selama 1 (satu) tahun.
      2. Bagi Calon Peserta PPDS, Lulusan Program Studi S1 Pendidikan Dokter yang menggunakan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) harap melampirkan Surat Tanda Selesai Internship (STSI) yang diterbitkan oleh Komite Internship Dokter Indonesia (KIDI) atau Surat Keterangan Selesai Internship (SKSI) yang diterbitkan oleh Provinsi.
    7. Bagi Calon Peserta PPDS yang telah melaksanakan PTT, wajib memiliki Fotokopi Surat Keputusan Pengangkatan dan Penempatan PTT serta Surat Keterangan Selesai Masa Bakti dari Kementerian Kesehatan.
    8. Bagi Calon Peserta PPDS yang berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), wajib melampirkan fotokopi Surat Keputusan Pengangkatan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Surat Keputusan Pengangkatan sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan bagi Calon Peserta PPDS yang berstatus sebagai Anggota TNI/POLRI, wajib melampirkan fotokopi Surat Perintah (Sprin) Pertama dan Surat Perintah (Sprin) terakhir
    9. Memiliki Surat Persetujuan untuk mengikuti Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) dari atasan (bagi yang sedang bekerja).
    10. Memiliki Surat Rekomendasi dari Pengurus Daerah - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) setempat yang menyatakan tidak pernah melakukan malpraktek atau melakukan pelanggaran Kode Etik Kedokteran Indonesia
    11. Memiliki Surat Rekomendasi dari Pengurus Daerah - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) untuk pindah ke IDI Surabaya apabila sudah diterima sebagai mahasiswa PPDS.
    12. Memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) Dokter dari Konsil Kedokteran Indonesia yang masih berlaku (minimal 6 bulan sebelum habis masa berlakunya).
    13. Membuat Surat Pernyataan bersedia mematuhi semua peraturan yang berlaku di RSUD Dr. Soetomo, Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga dan Program Studi masing-masing.
    14. Membuat Surat Pernyataan bahwa selama menempuh Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) maupun setelah dinyatakan lulus sebagai dokter spesialis, bersedia ditugaskan di seluruh wilayah Indonesia, yang diketahui dan disetujui oleh orang tua/suami/istri.
    15. Memiliki Surat Persetujuan untuk mengikuti Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di Fakultas Kedokteran UNAIR dari Orang tua/Suami/Isteri.
    16. Calon Peserta PPDS yang akan memperoleh Tugas Belajar dari Kementerian Kesehatan/ TNI/POLRI/Instansi Swasta, wajib memiliki Surat Keterangan bahwa Biaya Pendidikan (SOP & SP3) ditanggung Kementerian Kesehatan/TNI/POLRI/Instansi Swasta, yang menugaskan.
    17. Memiliki surat persetujuan/rekomendasi/penugasan dari instansi induk, sebagai berikut :
      1. Bagi calon peserta dari Kementerian Kesehatan dilampirkan surat persetujuan dari Dinas Kesehatan Propinsi setempat.
      2. Bagi calon peserta PPDS dari TNI/POLRI yang memperoleh Tugas Belajar dari Kementerian Pertahanan dengan melampirkan Surat Persetujuan dari Mabes TNI/Kepala Kepolisian Republik Indonesia (POLRI).
    18. Memiliki Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)/Surat Keterangan Kelakuan Baik (SKKB) dari Kepolisian Resort Kota (Polresta) atau yang setingkat. Bagi Calon Peserta PPDS yang berasal dari TNI/POLRI, wajib memiliki Surat Keterangan Kelakuan Baik (SKKB) dari kesatuan masing-masing yang telah dilegalisasi.
    19. Menyerahkan Daftar Riwayat Hidup/Curriculum Vitae.
    20. Memiliki surat pernyataan tidak aktif sebagai anggota partai politik, baik pada saat mendaftar maupun selama mengikuti Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS).

    21. B. PERSYARATAN KHUSUS 2016

      No Program Studi Syarat Khusus
      1 Ilmu Kesehatan Mata
      1. Berusia tidak lebih dari 35 tahun pada saat mulai Program Pendidikan Dokter Spesialis – PPDS (1 Januari untuk periode seleksi Semester Genap dan 1 Juli untuk periode seleksi Semester Gasal).
      2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Akademik Sarjana Kedokteran ≥ 2,75.
      3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Profesi Dokter ≥ 3,00
      4. Memiliki sertifikat ELPT dengan nilai ≥ 450 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau sertifikat TOEFL dengan nilai ≥ 450 dari lembaga yang diakui.
      5. Fungsi Stereoskopis Mata dalam batas normal.
      6. Fungsi penglihatan kedua mata normal (tajam penglihatan, warna dan lapang pandang)
      7. Memiliki Nilai Mata Kuliah Ilmu Kesehatan Mata, baik pada saat mengikuti Program Pendidikan Akademik Sarjana Kedokteran, maupun pada saat Program Pendidikan Profesi Dokter, minimal B. (baik untuk sistem nilai dengan lima kategori maupun tujuh kategori).
      8. Kesehatan Jiwa dinyatakan normal, dengan melampirkan hasil Paket Tes Kesehatan Jiwa (Psikotes, MMPI, dan wawancara) yang dilakukan oleh Departemen Psikiatri RSUD Dr. Soetomo, yang masih masa berlaku (hasil tes berlaku untuk 6 bulan ke depan).
      9. Kesempatan mengikuti ujian seleksi prodi ilmu kesehatan mata maksimal 2 kali.
      2 Ilmu Penyakit Dalam
      1. Berusia tidak lebih dari 35 tahun pada saat mulai Program Pendidikan Dokter Spesialis – PPDS (1 Januari untuk periode seleksi Semester Genap dan 1 Juli untuk periode seleksi Semester Gasal).
      2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Akademik Sarjana Kedokteran ≥ 2,75.
      3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Profesi Dokter ≥ 3,00.
      4. Memiliki sertifikat ELPT dengan nilai ≥ 450 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau sertifikat TOEFL dengan nilai ≥ 450 dari lembaga yang diakui.
      5. Kesempatan mengikuti ujian seleksi prodi Ilmu Penyakit Dalam maksimal 3 kali.
      3 Neurologi
      1. Berusia tidak lebih dari 35 tahun pada saat mulai Program Pendidikan Dokter Spesialis – PPDS (1 Januari untuk periode seleksi Semester Genap dan 1 Juli untuk periode seleksi Semester Gasal).
      2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Akademik Sarjana Kedokteran ≥ 2,75.
      3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Profesi Dokter ≥ 3,00.
      4. Memiliki sertifikat ELPT dengan nilai ≥ 450 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau sertifikat TOEFL dengan nilai ≥ 450 dari lembaga yang diakui.
      5. Memiliki salah satu Sertifikat ATLS/ACLS/ANLS/BNLS.
      6. Melampirkan Sertifikat Simposium (seminar, workshop, teaching course atau sejenisnya) terutama terkait bidang Neurologi yang diselenggarakan oleh Departemen atau organisasi Neurologi atau bentuk kolaborasi dengan departemen atau organisasi lain.
      7. Kesempatan mengikuti ujian seleksi prodi Neurologi maksimal 3 kali. 
      4 Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin
      1. Berusia tidak lebih dari 35 tahun pada saat mulai Program Pendidikan Dokter Spesialis – PPDS (1 Januari untuk periode seleksi Semester Genap dan 1 Juli untuk periode seleksi Semester Gasal).
      2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Akademik Sarjana Kedokteran  ≥ 2,50.
      3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Profesi Dokter ≥ 3,00
      4. Memiliki sertifikat ELPT dengan nilai ≥ 500 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau sertifikat TOEFL dengan nilai ≥ 500 dari lembaga yang diakui.
      5. Memiliki Nilai Mata Kuliah Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin, baik pada saat mengikuti Program Pendidikan Akademik Sarjana Kedokteran, maupun pada saat Program Pendidikan Profesi Dokter, masing-masing minimal B (baik untuk sistem nilai dengan lima kategori maupun tujuh kategori).
      6. Kesempatan mengikuti ujian di prodi Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin maksimal 2 kali.
      7. Telah bekerja minimal 1 (satu) tahun setelah internship disertai surat keterangan sebagai bukti.
      5 Ilmu Kesehatan THT dan KL
      1. Berusia tidak lebih dari 35 tahun pada saat mulai Program Pendidikan Dokter Spesialis – PPDS (1 Januari untuk periode seleksi Semester Genap dan 1 Juli untuk periode seleksi Semester Gasal).
      2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Akademik Sarjana Kedokteran ≥2,25.
      3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Profesi Dokter ≥ 2,75.
      4. Memiliki sertifikat ELPT dengan nilai ≥ 450 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau sertifikat TOEFL dengan nilai ≥ 450 dari lembaga yang diakui.
      5. Kesempatan mengikuti ujian seleksi prodi Ilmu Kesehatan THT-KL maksimal 3 kali.
      6. Fungsi pendengaran kedua telinga normal, dengan melampirkan hasil tes audiogram.
      6 Anestesiologi dan Reanimasi
      1. Berusia tidak lebih dari 35 tahun pada saat mulai Program Pendidikan Dokter Spesialis – PPDS (1 Januari untuk periode seleksi Semester Genap dan 1 Juli untuk periode seleksi Semester Gasal).
      2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Akademik Sarjana Kedokteran  ≥ 2,50.
      3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Profesi Dokter  ≥ 2,75.
      4. Memiliki sertifikat ELPT dengan nilai ≥ 450 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau sertifikat TOEFL dengan nilai ≥450 dari lembaga yang diakui.
      5. Kesempatan mengikuti ujian seleksi prodi Anestesiologi dan Reanimasi maksimal 3 kali.
      6. Memiliki salah satu Sertifikat ATLS/ACLS/PTC/NLS/ BLS.
      7 Ilmu Bedah
      1. Berusia tidak lebih dari 35 tahun pada saat mulai Program Pendidikan Dokter Spesialis – PPDS (1 Januari untuk periode seleksi Semester Genap dan 1 Juli untuk periode seleksi Semester Gasal).
      2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Akademik Sarjana Kedokteran  ≥ 2,75.
      3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Profesi Dokter ≥ 2,75.
      4. Memiliki sertifikat ELPT dengan nilai ≥ 500 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau sertifikat TOEFL dengan nilai ≥ 500 dari lembaga yang diakui.
      5. Memiliki sertifikat ATLS dan BSS for GP 
      6. Kesempatan mengikuti ujian seleksi prodi Ilmu Bedah maksimal 2 kali.
      8 Ilmu Bedah Anak
      1. Berusia tidak lebih dari 35 tahun pada saat mulai Program Pendidikan Dokter Spesialis – PPDS, atau berusia tidak lebih dari 42 tahun bagi dokter bedah umum (1 Januari untuk periode seleksi Semester Genap dan 1 Juli untuk periode seleksi Semester Gasal).
      2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Akademik Sarjana Kedokteran ≥2,75.
      3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Profesi Dokter ≥3,00.
      4. Memiliki sertifikat ELPT dengan nilai ≥ 500 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau sertifikat TOEFL dengan nilai ≥ 500 dari lembaga yang diakui.
      5. Mempunya sertifikat ATLS.
      6. Kesehatan Jiwa dinyatakan normal, dengan melampirkan hasil Paket Tes Kesehatan Jiwa (Psikotes, MMPI, dan wawancara) yang dilakukan oleh Departemen Psikiatri RSUD Dr. Soetomo, yang masih masa berlaku (hasil tes berlaku untuk 6 bulan ke depan).
      7. Kesempatan mengikuti ujian seleksi prodi Ilmu Bedah Anak maksimal 2 kali.
      8. Belum pernah mendaftar pada program studi Bedah Anak di senter lain di Indonesia.
      9 Orthopaedi dan Traumatologi
      1. Berusia tidak lebih dari 35 tahun pada saat mulai Program Pendidikan Dokter Spesialis – PPDS (1 Januari untuk  periode seleksi Semester Genap dan 1 Juli untuk periode seleksi Semester Gasal)
      2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Akademik Sarjana Kedokteran    ≥ 2,75
      3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Profesi Dokter ≥ 3,00
      4. Memiliki sertifikat ELPT dengan nilai ≥ 500 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau sertifikat TOEFL dengan nilai ≥ 500 dari lembaga yang diakui.
      5. Memiliki sertifikat ATLS
      6. Kesehatan Jiwa dinyatakan normal, dengan melampirkan hasil Paket Tes Kesehatan Jiwa (Psikotes, MMPI, dan wawancara) yang dilakukan oleh Departemen Psikiatri RSUD Dr. Soetomo, yang masih masa berlaku (hasil tes berlaku untuk 6 bulan ke depan).
      7. Kesempatan mengikuti ujian seleksi prodi Orthopaedi dan Traumatologi maksimal 2 kali
      10 Bedah Plastik Rekonstruksi & Estetik
      1. Berusia tidak lebih dari 36 tahun pada saat mulai Program Pendidikan Dokter Spesialis – PPDS (1 Januari untuk  periode seleksi Semester Genap dan 1 Juli untuk periode seleksi Semester Gasal)
      2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Akademik Sarjana Kedokteran    ≥ 2,50
      3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Profesi Dokter ≥ 2,75
      4. Memiliki sertifikat ELPT dengan nilai ≥ 450 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau sertifikat TOEFL dengan nilai ≥ 450 dari lembaga yang diakui.
      5. Memiliki Sertifikat ATLS.
      6. Memiliki Sertifikat Basic Skill Plastic Surgery (BSPS) dari UNAIR
      7. Kesempatan mengikuti ujian di prodi Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik maksimal 2 kali
      11 Urologi
      1. Berusia tidak lebih dari 35 tahun pada saat mulai Program Pendidikan Dokter Spesialis – PPDS (1 Januari untuk periode seleksi Semester Genap dan 1 Juli untuk periode seleksi Semester Gasal).
      2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Akademik Sarjana Kedokteran >2,50.
      3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Profesi Dokter >3,00.
      4. Memiliki sertifikat ELPT dengan nilai ≥ 450 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau sertifikat TOEFL dengan nilai  ≥450 dari lembaga yang diakui.
      5. Bersedia tidak praktek umum sebagai dokter selama pendidikan urologi.
      6. Memiliki sertifikat ATLS.
      12 Bedah Syaraf
      1. Berusia tidak lebih dari 36 tahun pada saat mulai Program Pendidikan Dokter Spesialis – PPDS (1 Januari untuk periode seleksi Semester Genap dan 1 Juli untuk periode seleksi Semester Gasal).
      2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Akademik Sarjana Kedokteran ≥2,75.
      3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Profesi Dokter ≥3,00.
      4. Memiliki sertifikat ELPT dengan nilai ≥ 500 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau sertifikat TOEFL dengan nilai ≥ 500 dari lembaga yang diakui.
      5. Memiliki Sertifikat ATLS selama masa pendidikan bedah saraf.
      6. Kesempatan mengikuti ujian di prodi Bedah Saraf maksimal 2 kali (dengan syarat).
      13 Ilmu Bedah Toraks Kardiovaskular
      1. Berusia tidak lebih dari 36 tahun pada saat mulai Program Pendidikan Dokter Spesialis – PPDS (1 Januari untuk periode seleksi Semester Genap dan 1 Juli untuk periode seleksi Semester Gasal).
      2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Akademik Sarjana Kedokteran ≥2,50.
      3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Profesi Dokter ≥2,75.
      4. Memiliki sertifikat ELPT dengan nilai ≥ 500 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau sertifikat TOEFL dengan nilai ≥500 dari lembaga yang diakui.
      5. Sudah mengikuti ATLS dan ACLS.
      6. Kesehatan Jiwa dinyatakan normal, dengan melampirkan hasil Paket Tes Kesehatan Jiwa (Psikotes, MMPI, dan wawancara) yang dilakukan oleh Departemen Psikiatri RSUD Dr. Soetomo, yang masih masa berlaku (hasil tes berlaku untuk 6 bulan ke depan).
      7. Kesempatan mengikuti ujian di prodi Ilmu Bedah Toraks Kardiovaskular maksimal 2 kali.
      14 Obstetri dan Ginekologi
      1. Berusia tidak lebih dari 35 tahun pada saat mulai Program Pendidikan Dokter Spesialis – PPDS (1 Januari untuk periode seleksi Semester Genap dan 1 Juli untuk periode seleksi Semester Gasal).
      2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Akademik Sarjana Kedokteran ≥2,50.
      3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Profesi Dokter ≥ 3,00.
      4. Memiliki sertifikat ELPT dengan nilai ≥ 500 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau sertifikat TOEFL dengan nilai ≥ 500 dari lembaga yang diakui.
      5. Memiliki Sertifikat ATLS atau sedang mendaftar ATLS (dengan surat pengantar/keterangan).
      15 Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi
      1. Berusia tidak lebih dari 35 tahun pada saat mulai Program Pendidikan Dokter Spesialis – PPDS (1 Januari untuk periode seleksi Semester Genap dan 1 Juli untuk periode seleksi Semester Gasal).
      2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Akademik Sarjana Kedokteran ≥2,50.
      3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Profesi Dokter  ≥ 2,75.
      4. Memiliki sertifikat ELPT dengan nilai ≥ 450 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau sertifikat TOEFL dengan nilai ≥ 450 dari lembaga yang diakui.
      5. Kesempatan mengikuti ujian di prodi Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi maksimal 2 kali.
      16 Ilmu Kedokteran Forensik dan Medikolegal
      1. Berusia tidak lebih dari 40 tahun pada saat mulai Program Pendidikan Dokter Spesialis – PPDS (1 Januari untuk periode seleksi Semester Genap dan 1 Juli untuk periode seleksi Semester Gasal).
      2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Akademik Sarjana Kedokteran ≥2,50.
      3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Profesi Dokter ≥2,75.
      4. Memiliki sertifikat ELPT dengan nilai ≥ 450 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau sertifikat TOEFL dengan nilai ≥ 450 dari lembaga yang diakui.
      17 Ilmu Kesehatan Anak
      1. Berusia tidak lebih dari 36 tahun pada saat mulai Program Pendidikan Dokter Spesialis – PPDS (1 Januari untuk periode seleksi Semester Genap dan 1 Juli untuk periode seleksi Semester Gasal).
      2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Akademik Sarjana Kedokteran ≥2,50.
      3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Profesi Dokter ≥2,50.
      4. Memiliki sertifikat ELPT dengan nilai ≥ 450 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau sertifikat TOEFL dengan nilai ≥ 450 dari lembaga yang diakui.
      5. Telah bekerja sebagai tenaga dokter di Pusat Pelayanan Kesehatan minimal 12 bulan, tidak termasuk internship.
      6. Kesempatan mengikuti ujian di prodi Ilmu Kesehatan Anak maksimal 3 kali.
      18 Ilmu Kardiologi dan Kedokteran Vaskular
      1. Berusia tidak lebih dari 35 tahun pada saat mulai Program Pendidikan Dokter Spesialis – PPDS (1 Januari untuk  periode seleksi Semester Genap dan 1 Juli untuk periode seleksi Semester Gasal)
      2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Akademik Sarjana Kedokteran   ≥ 2,50
      3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Profesi Dokter ≥ 2,75
      4. Memiliki sertifikat ELPT dengan nilai ≥ 450 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau sertifikat TOEFL dengan nilai ≥ 450 dari lembaga yang diakui
      5. Memiliki sertifikat ACLS
      19 Patologi Anatomi
      1. Berusia tidak lebih dari 35 tahun pada saat mulai Program Pendidikan Dokter Spesialis – PPDS (1 Januari untuk periode seleksi Semester Genap dan 1 Juli untuk periode seleksi Semester Gasal).
      2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Akademik Sarjana Kedokteran ≥ 2,50.
      3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Profesi Dokter ≥ 2,75.
      4. Memiliki sertifikat ELPT dengan nilai ≥ 450 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau sertifikat TOEFL dengan nilai ≥ 450 dari lembaga yang diakui.
      5. Fungsi penglihatan baik termasuk tidak buta warna (total atau parsial), dibuktikan dengan surat keterangan dari dokter Spesialis Mata.
      6. Persyaratan mengikuti ujian seleksi program studi PA maksimal 2 kali
      20 Patologi Klinik
      1. Berusia tidak lebih dari 36 tahun pada saat mulai Program Pendidikan Dokter Spesialis – PPDS (1 Januari untuk periode seleksi Semester Genap dan 1 Juli untuk periode seleksi Semester Gasal).
      2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Akademik Sarjana Kedokteran ≥2,50.
      3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Profesi Dokter ≥ 2,75.
      4. Memiliki sertifikat ELPT dengan nilai ≥ 450 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau sertifikat TOEFL dengan nilai ≥ 450 dari lembaga yang diakui.
      5. Fungsi penglihatan baik termasuk tidak buta warna (total atau parsial), dibuktikan dengan surat keterangan dari dokter Spesialis Mata.
      6. Kesempatan mengikuti ujian di prodi Patologi Klinik maksimal 2 kali.
      21 Ilmu Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi
      1. Berusia tidak lebih dari 36 tahun pada saat mulai Program Pendidikan Dokter Spesialis – PPDS (1 Januari untuk  periode seleksi Semester Genap dan 1 Juli untuk periode seleksi Semester Gasal)
      2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Akademik Sarjana Kedokteran ≥ 2,25
      3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Profesi Dokter ≥ 2,75
      4. Memiliki sertifikat ELPT dengan nilai ≥ 450 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau sertifikat TOEFL dengan nilai ≥ 450 dari lembaga yang diakui
      5. Kompetensi mental dinyatakan normal, dengan melampirkan hasil Paket Tes Kesehatan Jiwa (Psikotes, MMPI, dan wawancara) yang dilakukan oleh Departemen Psikiatri RSUD Dr. Soetomo, yang masih masa berlaku (hasil tes berlaku untuk 6 bulan ke depan).
      6. Kesempatan mengikuti ujian di prodi Ilmu Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi maksimal 2 kali
      22 Radiologi
      1. Berusia tidak lebih dari 36 tahun pada saat mulai Program Pendidikan Dokter Spesialis – PPDS (1 Januari untuk  periode seleksi Semester Genap dan 1 Juli untuk periode seleksi Semester Gasal)
      2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Akademik Sarjana Kedokteran    ≥ 2,75
      3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Profesi Dokter ≥ 3,00
      4. Memiliki sertifikat ELPT dengan nilai ≥ 450 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau sertifikat TOEFL dengan nilai ≥ 450 dari lembaga yang diakui
      5. Kesehatan Jiwa dinyatakan normal, dengan melampirkan hasil Paket Tes Kesehatan Jiwa (Psikotes, MMPI, dan wawancara) yang dilakukan oleh Departemen Psikiatri RSUD Dr. Soetomo, yang masih masa berlaku (hasil tes berlaku untuk 6 bulan ke depan).
      6. Calon Peserta dengan jenis kelamin wanita tidak dalam keadaan hamil pada saat mulai pendidikan di tahun pertama
      7. Kesempatan mengikuti ujian seleksi di prodi radiologi maksimal 2 kali
      8. Telah bekerja minimal 1 tahun setelah internship
      9. Fungsi penglihatan baik termasuk tidak buta warna (total atau parsial), dibuktikan dengan surat keterangan dari dokter Spesialis Mata.
      23 Psikiatri
      1. Berusia tidak lebih dari 36 tahun pada saat mulai Program Pendidikan Dokter Spesialis – PPDS (1 Januari untuk  periode seleksi Semester Genap dan 1 Juli untuk periode seleksi Semester Gasal)
      2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Akademik Sarjana Kedokteran ≥ 2,50
      3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Profesi Dokter ≥ 2,50
      4. Memiliki sertifikat ELPT dengan nilai ≥ 450 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau sertifikat TOEFL dengan nilai ≥ 450 dari lembaga yang diakui
      24 Andrologi
      1. Berusia tidak lebih dari 40 tahun pada saat mulai Program Pendidikan Dokter Spesialis – PPDS (1 Januari untuk  periode seleksi Semester Genap dan 1 Juli untuk periode seleksi Semester Gasal)
      2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Akademik Sarjana Kedokteran   ≥ 2,50
      3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Profesi Dokter ≥ 3,00
      4. Memiliki sertifikat ELPT dengan nilai ≥ 450 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau sertifikat TOEFL dengan nilai ≥ 450 dari lembaga yang diakui
      5. Kesempatan mengikuti ujian di prodi Andrologi maksimal 2 kali.
      25 Mikrobiologi Klinik
      1. Berusia tidak lebih dari 50 tahun pada saat mulai Program Pendidikan Dokter Spesialis – PPDS (1 Januari untuk periode seleksi Semester Genap dan 1 Juli untuk periode seleksi Semester Gasal).
      2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Akademik Sarjana Kedokteran ≥2,25.
      3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Profesi Dokter ≥ 2,50.
      4. Memiliki sertifikat ELPT dengan nilai ≥400 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau sertifikat TOEFL dengan nilai ≥ 400 dari lembaga yang diakui.
      5. Fungsi penglihatan baik termasuk tidak buta warna (total atau parsial), dibuktikan dengan surat keterangan dari dokter Spesialis Mata.

    A. KRITERIA CALON PESERTA PPDS PROGRAM AFIRMATIF(Salah Satu)

    1. Dokter yang pernah bertugas di daerah 3T (sesuai UU Nomor 20 Tahun 2013 tentang Pendidikan Dokter pasal 27 ayat 3, 4, 5) selama lebih dari 3 (tiga) tahun, yang dibuktikan dengan dokumen-dokumen pendukung berupa surat tugas dari instansi yang berwenang, atau
    2. Dokter Anggota TNI/POLRI yang memperoleh Tugas Belajar dari Pimpinan TNI/POLRI, atau
    3. Dokter Pegawai Negeri Sipil yang memperoleh Tugas Belajar dari Kementerian (Kementerian Kesehatan dan/atau Kementerian Ristek-Dikti), atau dari Walikota/Bupati/Gubernur dengan menyerahkan Surat Pernyataan dari yang bersangkutan bahwa bersedia kembali ke daerah asal atau ditempatkan di daerah yang belum memiliki Dokter Spesialis dari Prodi PPDS tersebut yang dibuktikan dengan akta notaris, atau
    4. Dokter Lulusan Program Pendidikan Akademik –Sarjana Kedokteran dan Program Pendidikan Profesi dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga.

    Afirmasi hanya untuk persyaratan : (1) Usia, (2) IPK dan (3) Nilai ELPT/TOEFL, sedangkan yang lain wajib mengikuti ketentuan persyaratan yang ada (baik yang umum maupun yang khusus untuk masing-masing program studi) 2016
    1. Usia dapat lebih dari 3 tahun dari usia yang dipersyaratkan pada Program Studi PPDS yang diinginkan.
    2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Akademik – Sarjana Kedokteran >2,00.
    3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Profesi – Dokter >2,50
    4. Memiliki sertifikat ELPT dengan nilai ≥ 400 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau sertifikat TOEFL dengan nilai ≥ 400 dari lembaga yang diakui.

    Alur Pendaftaran Online << klik

    Untuk pendaftaran Online silahkan kunjungi website : pendaftaran.unair.ac.id
    Softcopy / Berkas / Dokumen Online yang harus dipersiapkan (Hasil Scan berupa file gambar/Jpeg/Pdf):
    1. Identitas diri ( KTP / SIM / Passport ) yang masih berlaku.
    2. Pas foto (ukuran file yang diupload maksimal 6MB).
    3. Setifikat Akreditasi :
      1. Program Studi Sarjana dari BAN PT min A/B bagi lulusan tahun 2004 dan sesudahnya.
      2. Program Studi Profesi dari BAN PT min A/B bagi lulusan tahun 2014 dan sesudahnya.
      3. Institusi dari BAN PT bagi lulusan tahun 2015 dan sesudahnya.
    4. Khusus untuk Dokter Warga Negara Indonesia Lulusan Luar Negeri :
      1. Sertifikat dari accreditation board.
      2. Surat Keterangan telah mengikuti program adaptasi.
      3. Surat Keterangan telah mengikuti uji kompetensi.
      4. STR Khusus.
    5. Khusus untuk Dokter Warga Negara Asing :
      1. Surat Rekomendasi KBRI dari negara asal.
      2. Ijazah Transkip Akademik Sarjana (dalam bahasa inggris)
      3. Visa Belajar Di UNAIR dari Pemerintah RI
    6. Surat Keterangan dari Lembaga/Rumah Sakit Pemerintah yang berwenang dan masih berlaku yang menyatakan tidak memiliki cacat tubuh atau ketunaan.
    7. Surat Keterangan Bebas Penggunaan NAPZA dari RSUD Dr. Soetomo atau Rumah Sakit Pemerintah maksimal 3 (tiga) bulan terakhir.
    8. Ijazah Pendidikan Sarjana dan Transkrip Akademik Pendidikan Sarjana, yang telah dilegalisir oleh Dekan Fakultas Kedokteran asal (tidak menerima konversi Indeks Prestasi Kumulatif).
    9. Ijazah Pendidikan Profesi Dokter dan Fotokopi Transkrip Akademik Pendidikan Profesi Dokter, yang telah dilegalisir oleh Dekan Fakultas Kedokteran asal (tidak menerima konversi Indeks Prestasi Kumulatif).
    10. Surat Keterangan telah bekerja di Instansi Pelayanan Kesehatan (Rumah Sakit Pemerintah/Swasta atau Puskesmas) selama 1 (satu) tahun.
    11. Surat tanda bukti kelulusan UKDI.
    12. Surat Tanda Selesai Internship (STSI) dari Komite Internship Dokter Indonesia (KIDI) atau Surat Keterangan Selesai Internship (SKSI) dari KIDI Provinsi.
    13. Surat Keputusan Pengangkatan dan Penempatan PTT serta Surat Keterangan Selesai Masa Bakti dari Kementerian Kesehatan.
    14. Bagi Calon Peserta PPDS yang berstatus :
      1. Pegawai negeri Sipil (PNS), wajib melampirkan fotokopi SK CPNS dan SK PNS
      2. Anggota TNI/POLRI, wajib melampirkan fotokopi Surat Perintah (Sprin) Pertama dan Terakhir
    15. Bagi NON PNS Memiliki Surat Persetujuan untuk mengikuti Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) dari atasan (bagi yang sedang bekerja).
    16. Surat Rekomendasi dari IDI setempat yang menyatakan tidak pernah melakukan malpraktek atau melakukan pelanggaran Kode Etik Kedokteran Indonesia
    17. Surat Rekomendasi dari IDI Asal untuk pindah ke IDI Surabaya apabila sudah diterima sebagai mahasiswa PPDS.
    18. STR Dokter yang masih berlaku (minimal 6 bulan sebelum habis masa berlakunya).
    19. Surat Pernyataan bersedia mematuhi semua peraturan yang berlaku di RSUD Dr. Soetomo, Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga dan Program Studi masing-masing bermaterai.
    20. Surat Pernyataan bersedia ditugaskan di seluruh wilayah Indonesia, yang diketahui dan disetujui oleh orang tua/suami/istri (bermaterai).
    21. Surat Persetujuan mengikuti PPDS di FK UNAIR dari Orang tua/Suami/Isteri (bermaterai).
    22. Surat Keterangan Pembiayaan Pendidikan (SOP & SP3) ditanggung Kementerian Kesehatan/TNI/POLRI/Instansi Swasta, yang menugaskan.
    23. Surat persetujuan/rekomendasi/penugasan dari instansi induk, sebagai berikut :
      1. surat persetujuan dari Dinas Kesehatan Propinsi setempat. (Bagi calon peserta dari Kementerian Kesehatan dilampirkan ).
      2. Surat Persetujuan/rekomendasi/penugasan dari Mabes TNI/Kepala Kepolisian Republik Indonesia (POLRI). (Bagi calon peserta PPDS dari TNI/POLRI).
    24. SKCK/SKKB dari Polresta atau yang setingkat. dan bagi yang berasal dari TNI/POLRI, SKKB dari kesatuan masing-masing yang telah dilegalisasi.
    25. Daftar Riwayat Hidup/Curriculum Vitae.
    26. Surat pernyataan tidak aktif sebagai anggota partai politik, baik pada saat mendaftar maupun selama mengikuti PPDS (bermaterai).
    Download Form :



    Softcopy / Berkas / Dokumen Online Persyaratan Khusus yang harus dipersiapkan (Hasil Scan berupa file gambar/Jpeg/Pdf):
    No Program Studi Syarat Khusus Berkas Syarat Khusus
    1 Ilmu Kesehatan Mata
    1. Berusia tidak lebih dari 35 tahun pada saat mulai Program Pendidikan Dokter Spesialis – PPDS (1 Januari untuk periode seleksi Semester Genap dan 1 Juli untuk periode seleksi Semester Gasal).
    2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Akademik Sarjana Kedokteran ≥ 2,75.
    3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Profesi Dokter ≥ 3,00
    4. Memiliki sertifikat ELPT dengan nilai ≥ 450 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau sertifikat TOEFL dengan nilai ≥ 450 dari lembaga yang diakui.
    5. Fungsi Stereoskopis Mata dalam batas normal.
    6. Fungsi penglihatan kedua mata normal (tajam penglihatan, warna dan lapang pandang).
    7. Memiliki Nilai Mata Kuliah Ilmu Kesehatan Mata, baik pada saat mengikuti Program Pendidikan Akademik Sarjana Kedokteran, maupun pada saat Program Pendidikan Profesi Dokter, minimal B. (baik untuk sistem nilai dengan lima kategori maupun tujuh kategori).
    8. Kesehatan Jiwa dinyatakan normal, dengan melampirkan hasil Paket Tes Kesehatan Jiwa (Psikotes, MMPI, dan wawancara) yang dilakukan oleh Departemen Psikiatri RSUD Dr. Soetomo, yang masih masa berlaku (hasil tes berlaku untuk 6 bulan ke depan).
    9. Kesempatan mengikuti ujian seleksi prodi ilmu kesehatan mata maksimal 2 kali.
    1. Kartu Identitas yang masih berlaku (KTP / SIM / Passport).
    2. TRANSKRIP SARJANA ≥ 2,75.
    3. TRANSKRIP PROFESI ≥ 3,00.
    4. Sertifikat ELPT / TOEFL dengan nilai ≥ 450 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau dari lembaga yang diakui.
    5. Surat keterangan dokter spesialis yang menyatakan fungsi Stereoskopis Mata dalam batas normal.
    6. Surat keterangan dokter spesialis yang menyatakan Fungsi penglihatan kedua mata normal (tajam penglihatan, warna dan lapang pandang)
    7. Transkrip Sarjana dan Profesi yang menunjukkan Nilai Mata Kuliah Ilmu Kesehatan Mata minimal B. (baik untuk sistem nilai dengan lima kategori maupun tujuh kategori).
    8. Hasil Paket Tes Kesehatan Jiwa (Psikotes, MMPI, dan wawancara) yang dilakukan oleh Departemen Psikiatri RSUD Dr. Soetomo, yang masih masa berlaku (hasil tes berlaku untuk 6 bulan ke depan).
    2 Ilmu Penyakit Dalam
    1. Berusia tidak lebih dari 35 tahun pada saat mulai Program Pendidikan Dokter Spesialis – PPDS (1 Januari untuk periode seleksi Semester Genap dan 1 Juli untuk periode seleksi Semester Gasal).
    2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Akademik Sarjana Kedokteran ≥ 2,75.
    3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Profesi Dokter ≥ 3,00.
    4. Memiliki sertifikat ELPT dengan nilai ≥ 450 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau sertifikat TOEFL dengan nilai ≥ 450 dari lembaga yang diakui.
    5. Kesempatan mengikuti ujian seleksi prodi Ilmu Penyakit Dalam maksimal 3 kali.
    1. Kartu Identitas yang masih berlaku (KTP / SIM / Passport).
    2. TRANSKRIP SARJANA ≥ 2,75.
    3. TRANSKRIP PROFESI ≥ 3,00.
    4. Sertifikat ELPT / TOEFL dengan nilai ≥ 450 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau dari lembaga yang diakui.
    3 Neurologi
    1. Berusia tidak lebih dari 35 tahun pada saat mulai Program Pendidikan Dokter Spesialis – PPDS (1 Januari untuk pendaftaran Semester Genap dan 1 Juli untuk pendaftaran Semester Gasal).
    2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Akademik Sarjana Kedokteran > 2,75.
    3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Profesi Dokter >3,00.
    4. Memiliki sertifikat ELPT dengan nilai > 450 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau sertifikat TOEFL dengan nilai >450 dari lembaga yang diakui.
    5. Memiliki salah satu Sertifikat ATLS/ACLS/ANLS/BNLS.
    6. Melampirkan Sertifikat Simposium (seminar, workshop, teaching course atau sejenisnya) terutama terkait bidang Neurologi yang diselenggarakan oleh Departemen atau organisasi Neurologi atau bentuk kolaborasi dengan departemen atau organisasi lain.
    7. Kesempatan mengikuti ujian seleksi prodi Neurologi maksimal 3 kali.
    1. Kartu Identitas yang masih berlaku (KTP / SIM / Passport)
    2. TRANSKRIP SARJANA ≥ 2,75.
    3. TRANSKRIP PROFESI ≥ 3,00.
    4. Sertifikat ELPT / TOEFL dengan nilai ≥ 450 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau dari lembaga yang diakui.
    5. Sertifikat ATLS/ACLS/ANLS/BNLS.
    6. Sertifikat Simposium terkait bidang Neurologi.
    4 Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin
    1. Berusia tidak lebih dari 35 tahun pada saat mulai Program Pendidikan Dokter Spesialis – PPDS (1 Januari untuk pendaftaran Semester Genap dan 1 Juli untuk pendaftaran Semester Gasal).
    2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Akademik Sarjana Kedokteran > 2,50.
    3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Profesi Dokter >3,00
    4. Memiliki sertifikat ELPT dengan nilai > 500 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau sertifikat TOEFL dengan nilai >500 dari lembaga yang diakui.
    5. Memiliki Nilai Mata Kuliah Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin, baik pada saat mengikuti Program Pendidikan Akademik Sarjana Kedokteran, maupun pada saat Program Pendidikan Profesi Dokter, masing-masing minimal B (baik untuk sistem nilai dengan lima kategori maupun tujuh kategori).
    6. Kesempatan mengikuti ujian di prodi Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin maksimal 2 kali.
    7. Telah bekerja minimal 1 (satu) tahun setelah internship disertai surat keterangan sebagai bukti.
    1. Kartu Identitas yang masih berlaku (KTP/SIM/Passport)
    2. TRANSKRIP SARJANA ≥ 2,5.
    3. TRANSKRIP PROFESI ≥ 3,00
    4. Sertifikat ELPT / TOEFL dengan nilai ≥ 500 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau dari lembaga yang diakui.
    5. Nilai Mata Kuliah Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin, pada Pendidikan Sarjana Kedokteran, maupun Profesi Dokter, minimal B (baik untuk sistem nilai dengan lima kategori maupun tujuh kategori).
    6. Surat keterangan kekerja minimal 1 tahun.
    5 Ilmu Kesehatan THT dan KL
    1. Berusia tidak lebih dari 35 tahun pada saat mulai Program Pendidikan Dokter Spesialis – PPDS (1 Januari untuk pendaftaran Semester Genap dan 1 Juli untuk pendaftaran Semester Gasal).
    2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Akademik Sarjana Kedokteran >2,25.
    3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Profesi Dokter > 2,75.
    4. Memiliki sertifikat ELPT dengan nilai >450 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau sertifikat TOEFL dengan nilai >450 dari lembaga yang diakui.
    5. Kesempatan mengikuti ujian seleksi prodi Ilmu Kesehatan THT-KL maksimal 2 kali.
    6. Fungsi pendengaran kedua telinga normal, dengan melampirkan hasil tes audiogram.
    1. Kartu Identitas yang masih berlaku (KTP / SIM / Passport)
    2. TRANSKRIP SARJANA ≥ 2,25.
    3. TRANSKRIP PROFESI ≥ 2,75
    4. Sertifikat ELPT / TOEFL dengan nilai ≥ 450 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau dari lembaga yang diakui.
    5. Surat Keterangan Dokter Spesialis THT tentang Fungsi pendengaran kedua telinga normal, dengan melampirkan hasil tes audiogram.
    6 Anestesiologi dan Reanimasi
    1. Berusia tidak lebih dari 35 tahun pada saat mulai Program Pendidikan Dokter Spesialis – PPDS (1 Januari untuk pendaftaran Semester Genap dan 1 Juli untuk pendaftaran Semester Gasal).
    2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Akademik Sarjana Kedokteran >2,50.
    3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Profesi Dokter >2,75.
    4. Memiliki sertifikat ELPT dengan nilai > 450 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau sertifikat TOEFL dengan nilai >450 dari lembaga yang diakui.
    5. Kesempatan mengikuti ujian seleksi prodi Anestesiologi dan Reanimasi maksimal 2 kali.
    6. Memiliki salah satu Sertifikat ATLS/ACLS/PTC/NLS/ BLS.
    1. Kartu Identitas yang masih berlaku (KTP/SIM/Passport)
    2. TRANSKRIP SARJANA ≥ 2,50.
    3. TRANSKRIP PROFESI ≥ 2,75.
    4. Sertifikat ELPT / TOEFL dengan nilai ≥ 450 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau dari lembaga yang diakui.
    5. Sertifikat ATLS/ACLS/PTC/NLS/ BLS.
    7 Ilmu Bedah
    1. Berusia tidak lebih dari 35 tahun pada saat mulai Program Pendidikan Dokter Spesialis – PPDS (1 Januari untuk pendaftaran Semester Genap dan 1 Juli untuk pendaftaran Semester Gasal).
    2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Akademik Sarjana Kedokteran >2,75.
    3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Profesi Dokter >2,75.
    4. Memiliki sertifikat ELPT dengan nilai > 500 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau sertifikat TOEFL dengan nilai >500 dari lembaga yang diakui.
    5. Memiliki sertifikat ATLS dan BSS for GP.
    6. Kesempatan mengikuti ujian seleksi prodi Ilmu Bedah maksimal 2 kali.
    1. Kartu Identitas yang masih berlaku (KTP/SIM/Passport)
    2. TRANSKRIP SARJANA ≥ 2,75.
    3. TRANSKRIP PROFESI ≥ 2,75.
    4. Sertifikat ELPT / TOEFL dengan nilai ≥ 500 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau dari lembaga yang diakui.
    5. Sertifikat ATLS dan BSS for GP 
    8 Ilmu Bedah Anak
    1. Berusia tidak lebih dari 35 tahun pada saat mulai Program Pendidikan Dokter Spesialis – PPDS, atau berusia tidak lebih dari 42 tahun bagi dokter bedah umum (1 Januari untuk pendaftaran Semester Genap dan 1 Juli untuk pendaftaran Semester Gasal).
    2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Akademik Sarjana Kedokteran >2,75.
    3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Profesi Dokter >3,00.
    4. Memiliki sertifikat ELPT dengan nilai > 500 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau sertifikat TOEFL dengan nilai >500 dari lembaga yang diakui.
    5. Mempunya sertifikat ATLS.
    6. Kesehatan Jiwa dinyatakan normal, dengan melampirkan hasil Paket Tes Kesehatan Jiwa (Psikotes, MMPI, dan wawancara) yang dilakukan oleh Departemen Psikiatri RSUD Dr. Soetomo, yang masih masa berlaku (hasil tes berlaku untuk 6 bulan ke depan).
    7. Kesempatan mengikuti ujian seleksi prodi Ilmu Bedah Anak maksimal 2 kali.
    8. Belum pernah mendaftar pada program studi Bedah Anak di senter lain di Indonesia.
    1. Kartu Identitas yang masih berlaku (KTP/SIM/Passport)
    2. TRANSKRIP SARJANA ≥ 2,75.
    3. TRANSKRIP PROFESI ≥ 3,00.
    4. Sertifikat ELPT / TOEFL dengan nilai ≥ 500 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau dari lembaga yang diakui.
    5. Sertifikat ATLS.
    6. Hasil Paket Tes Kesehatan Jiwa (Psikotes, MMPI, dan wawancara) yang dilakukan oleh Departemen Psikiatri RSUD Dr. Soetomo, yang masih masa berlaku (hasil tes berlaku untuk 6 bulan ke depan).
    9 Orthopaedi dan Traumatologi
    1. Berusia tidak lebih dari 35 tahun pada saat mulai Program Pendidikan Dokter Spesialis – PPDS (1 Januari untuk pendaftaran Semester Genap dan 1 Juli untuk pendaftaran Semester Gasal).
    2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Akademik Sarjana Kedokteran >2,75
    3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Profesi Dokter >3,00.
    4. Memiliki sertifikat ELPT dengan nilai > 500 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau sertifikat TOEFL dengan nilai >500 dari lembaga yang diakui.
    5. Memiliki sertifikat ATLS.
    6. Kesehatan Jiwa dinyatakan normal, dengan melampirkan hasil Paket Tes Kesehatan Jiwa (Psikotes, MMPI, dan wawancara) yang dilakukan oleh Departemen Psikiatri RSUD Dr. Soetomo, yang masih masa berlaku (hasil tes berlaku untuk 6 bulan ke depan).
    7. Kesempatan mengikuti ujian seleksi prodi Orthopaedi dan Traumatologi maksimal 2 kali.
    1. Kartu Identitas yang masih berlaku (KTP/SIM/Passport)
    2. TRANSKRIP SARJANA ≥ 2,75.
    3. TRANSKRIP PROFESI ≥ 3,00.
    4. Sertifikat ELPT / TOEFL dengan nilai ≥ 500 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau dari lembaga yang diakui.
    5. Sertifikat ATLS.
    6. Hasil Paket Tes Kesehatan Jiwa (Psikotes, MMPI, dan wawancara) yang dilakukan oleh Departemen Psikiatri RSUD Dr. Soetomo, yang masih masa berlaku (hasil tes berlaku untuk 6 bulan ke depan).
    10 Bedah Plastik Rekonstruksi & Estetik
    1. Berusia tidak lebih dari 36 tahun pada saat mulai Program Pendidikan Dokter Spesialis – PPDS (1 Januari untuk pendaftaran Semester Genap dan 1 Juli untuk pendaftaran Semester Gasal).
    2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Akademik Sarjana Kedokteran >2,50.
    3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Profesi Dokter >2,75.
    4. Memiliki sertifikat ELPT dengan nilai >450 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau sertifikat TOEFL dengan nilai >450 dari lembaga yang diakui.
    5. Memiliki Sertifikat ATLS.
    6. Memiliki Sertifikat Basic Skill Plastic Surgery (BSPS) dari UNAIR.
    7. Kesempatan mengikuti ujian di prodi Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik maksimal 2 kali.
    1. Kartu Identitas yang masih berlaku (KTP/SIM/Passport)
    2. TRANSKRIP SARJANA ≥ 2,50.
    3. TRANSKRIP PROFESI ≥ 2,75.
    4. Sertifikat ELPT / TOEFL dengan nilai ≥ 450 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau dari lembaga yang diakui.
    5. Sertifikat ATLS.
    6. Sertifikat Basic Skill Plastic Surgery (BSPS) dari UNAIR.
    11 Urologi
    1. Berusia tidak lebih dari 35 tahun pada saat mulai Program Pendidikan Dokter Spesialis – PPDS (1 Januari untuk pendaftaran Semester Genap dan 1 Juli untuk pendaftaran Semester Gasal).
    2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Akademik Sarjana Kedokteran >2,50.
    3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Profesi Dokter >3,00.
    4. Memiliki sertifikat ELPT dengan nilai > 450 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau sertifikat TOEFL dengan nilai >450 dari lembaga yang diakui.
    5. Bersedia tidak praktek umum sebagai dokter selama pendidikan urologi.
    6. Memiliki sertifikat ATLS.
    1. Kartu Identitas yang masih berlaku (KTP/SIM/Passport)
    2. TRANSKRIP SARJANA ≥ 2,50.
    3. TRANSKRIP PROFESI ≥ 3,00.
    4. Sertifikat ELPT / TOEFL dengan nilai ≥ 450 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau dari lembaga yang diakui.
    5. Surat Pernyataan tidak praktek umum sebagai dokter selama pendidikan urologi (bermaterai).
    6. Sertifikat ATLS
    12 Bedah Syaraf
    1. Berusia tidak lebih dari 36 tahun pada saat mulai Program Pendidikan Dokter Spesialis – PPDS (1 Januari untuk pendaftaran Semester Genap dan 1 Juli untuk pendaftaran Semester Gasal).
    2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Akademik Sarjana Kedokteran >2,75.
    3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Profesi Dokter >3,00.
    4. Memiliki sertifikat ELPT dengan nilai > 500 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau sertifikat TOEFL dengan nilai >500 dari lembaga yang diakui.
    5. Memiliki Sertifikat ATLS selama masa pendidikan bedah saraf.
    6. Kesempatan mengikuti ujian di prodi Bedah Saraf maksimal 2 kali (dengan syarat).
    1. Kartu Identitas yang masih berlaku (KTP/SIM/Passport)
    2. TRANSKRIP SARJANA ≥ 2,75.
    3. TRANSKRIP PROFESI ≥ 3,00.
    4. Sertifikat ELPT / TOEFL dengan nilai ≥ 500 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau dari lembaga yang diakui.
    5. Sertifikat ATLS selama masa pendidikan bedah saraf.
    13 Ilmu Bedah Toraks Kardiovaskular
    1. Berusia tidak lebih dari 36 tahun pada saat mulai Program Pendidikan Dokter Spesialis – PPDS (1 Januari untuk pendaftaran Semester Genap dan 1 Juli untuk pendaftaran Semester Gasal).
    2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Akademik Sarjana Kedokteran >2,50.
    3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Profesi Dokter >2,75.
    4. Memiliki sertifikat ELPT dengan nilai > 500 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau sertifikat TOEFL dengan nilai >500 dari lembaga yang diakui.
    5. Sudah mengikuti ATLS dan ACLS.
    6. Kesehatan Jiwa dinyatakan normal, dengan melampirkan hasil Paket Tes Kesehatan Jiwa (Psikotes, MMPI, dan wawancara) yang dilakukan oleh Departemen Psikiatri RSUD Dr. Soetomo, yang masih masa berlaku (hasil tes berlaku untuk 6 bulan ke depan).
    7. Kesempatan mengikuti ujian di prodi Ilmu Bedah Toraks Kardiovaskular maksimal 2 kali.
    1. Kartu Identitas yang masih berlaku (KTP/SIM/Passport)
    2. TRANSKRIP SARJANA ≥ 2,50.
    3. TRANSKRIP PROFESI ≥ 2,75.
    4. Sertifikat ELPT / TOEFL dengan nilai ≥ 500 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau dari lembaga yang diakui.
    5. Sertifikat ATLS dan ACLS
    6. Hasil Paket Tes Kesehatan Jiwa (Psikotes, MMPI, dan wawancara) yang dilakukan oleh Departemen Psikiatri RSUD Dr. Soetomo, yang masih masa berlaku (hasil tes berlaku untuk 6 bulan ke depan).
    14 Obstetri dan Ginekologi
    1. Berusia tidak lebih dari 35 tahun pada saat mulai Program Pendidikan Dokter Spesialis – PPDS (1 Januari untuk pendaftaran Semester Genap dan 1 Juli untuk pendaftaran Semester Gasal).
    2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Akademik Sarjana Kedokteran >2,50.
    3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Profesi Dokter > 3,00.
    4. Memiliki sertifikat ELPT dengan nilai > 500 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau sertifikat TOEFL dengan nilai >500 dari lembaga yang diakui.
    5. Memiliki Sertifikat ATLS atau sedang mendaftar ATLS (dengan surat pengantar/keterangan).
    1. Kartu Identitas yang masih berlaku (KTP/SIM/Passport)
    2. TRANSKRIP SARJANA ≥ 2,50.
    3. TRANSKRIP PROFESI ≥ 3,00
    4. Sertifikat ELPT / TOEFL dengan nilai ≥ 500 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau dari lembaga yang diakui.
    5. Sertifikat ATLS atau sedang mendaftar ATLS (dengan surat pengantar/keterangan).
    15 Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi
    1. Berusia tidak lebih dari 35 tahun pada saat mulai Program Pendidikan Dokter Spesialis – PPDS (1 Januari untuk pendaftaran Semester Genap dan 1 Juli untuk pendaftaran Semester Gasal).
    2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Akademik Sarjana Kedokteran >2,50.
    3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Profesi Dokter >2,75.
    4. Memiliki sertifikat ELPT dengan nilai > 450 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau sertifikat TOEFL dengan nilai >450 dari lembaga yang diakui.
    5. Kesempatan mengikuti ujian di prodi Ilmu Penyakit Paru maksimal 2 kali.
    1. Kartu Identitas yang masih berlaku (KTP/SIM/Passport)
    2. TRANSKRIP SARJANA ≥ 2,50.
    3. TRANSKRIP PROFESI ≥ 2,75.
    4. Sertifikat ELPT / TOEFL dengan nilai ≥ 450 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau dari lembaga yang diakui.
    16 Ilmu Kedokteran Forensik dan Medikolegal
    1. Berusia tidak lebih dari 40 tahun pada saat mulai Program Pendidikan Dokter Spesialis – PPDS (1 Januari untuk pendaftaran Semester Genap dan 1 Juli untuk pendaftaran Semester Gasal).
    2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Akademik Sarjana Kedokteran >2,50.
    3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Profesi Dokter >2,75.
    4. Memiliki sertifikat ELPT dengan nilai > 450 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau sertifikat TOEFL dengan nilai >450 dari lembaga yang diakui.
    1. Kartu Identitas yang masih berlaku (KTP/SIM/Passport)
    2. TRANSKRIP SARJANA ≥ 2,50.
    3. TRANSKRIP PROFESI ≥ 2,75.
    4. Sertifikat ELPT / TOEFL dengan nilai ≥ 450 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau dari lembaga yang diakui.
    17 Ilmu Kesehatan Anak
    1. Berusia tidak lebih dari 36 tahun pada saat mulai Program Pendidikan Dokter Spesialis – PPDS (1 Januari untuk pendaftaran Semester Genap dan 1 Juli untuk pendaftaran Semester Gasal).
    2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Akademik Sarjana Kedokteran >2,50.
    3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Profesi Dokter >2,50.
    4. Memiliki sertifikat ELPT dengan nilai > 450 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau sertifikat TOEFL dengan nilai >450 dari lembaga yang diakui.
    5. Telah bekerja sebagai tenaga dokter di Pusat Pelayanan Kesehatan minimal 12 bulan, tidak termasuk internship.
    6. Kesempatan mengikuti ujian di prodi Ilmu Kesehatan Anak maksimal 3 kali.
    1. Kartu Identitas yang masih berlaku (KTP/SIM/Passport)
    2. TRANSKRIP SARJANA ≥ 2,50.
    3. TRANSKRIP PROFESI ≥ 2,50.
    4. Sertifikat ELPT / TOEFL dengan nilai ≥ 450 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau dari lembaga yang diakui.
    5. Surat Keterangan telah bekerja sebagai tenaga dokter di Pusat Pelayanan Kesehatan minimal 12 bulan, tidak termasuk internship.
    18 Ilmu Kardiologi dan Kedokteran Vaskular
    1. Berusia tidak lebih dari 35 tahun pada saat mulai Program Pendidikan Dokter Spesialis – PPDS (1 Januari untuk pendaftaran Semester Genap dan 1 Juli untuk pendaftaran Semester Gasal).
    2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Akademik Sarjana Kedokteran >2,50.
    3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Profesi Dokter >2,75.
    4. Memiliki sertifikat ELPT dengan nilai >450 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau sertifikat TOEFL dengan nilai >450 dari lembaga yang diakui.
    5. Memiliki sertifikat ACLS yang masih berlaku
    1. Kartu Identitas yang masih berlaku (KTP/SIM/Passport)
    2. TRANSKRIP SARJANA ≥ 2,50.
    3. TRANSKRIP PROFESI ≥ 2,75.
    4. Sertifikat ELPT / TOEFL dengan nilai ≥ 450 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau dari lembaga yang diakui.
    5. Sertifikat ACLS
    19 Patologi Anatomi
    1. Berusia tidak lebih dari 35 tahun pada saat mulai Program Pendidikan Dokter Spesialis – PPDS (1 Januari untuk periode seleksi Semester Genap dan 1 Juli untuk periode seleksi Semester Gasal).
    2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Akademik Sarjana Kedokteran >2,50.
    3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Profesi Dokter >2,75.
    4.    Memiliki sertifikat ELPT dengan nilai ≥ 450 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau sertifikat TOEFL dengan nilai ≥ 450 dari lembaga yang diakui.
    5. Fungsi penglihatan baik termasuk tidak buta warna (total atau parsial), dibuktikan dengan surat keterangan dari dokter Spesialis Mata.
    6. Persyaratan mengikuti ujian seleksi program studi PA maksimal 2 kali
    1. Kartu Identitas yang masih berlaku (KTP/SIM/Passport)
    2. TRANSKRIP SARJANA ≥ 2,50.
    3. TRANSKRIP PROFESI ≥ 2,75.
    4. Sertifikat ELPT / TOEFL dengan nilai ≥ 450 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau dari lembaga yang diakui.
    5. Surat keterangan dari dokter Spesialis Mata (Fungsi penglihatan baik termasuk tidak buta warna (total atau parsial)
    20 Patologi Klinik
    1. Berusia tidak lebih dari 36 tahun pada saat mulai Program Pendidikan Dokter Spesialis – PPDS (1 Januari untuk pendaftaran Semester Genap dan 1 Juli untuk pendaftaran Semester Gasal).
    2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Akademik Sarjana Kedokteran >2,50.
    3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Profesi Dokter >2,75.
    4. Memiliki sertifikat ELPT dengan nilai > 450 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau sertifikat TOEFL dengan nilai >450 dari lembaga yang diakui.
    5. Fungsi penglihatan baik termasuk tidak buta warna (total atau parsial), dibuktikan dengan surat keterangan dari dokter Spesialis Mata.
    6. Kesempatan mengikuti ujian di prodi Patologi Klinik maksimal 2 kali.
    1. Kartu Identitas yang masih berlaku (KTP/SIM/Passport)
    2. TRANSKRIP SARJANA ≥ 2,50.
    3. TRANSKRIP PROFESI ≥ 2,75.
    4. Sertifikat ELPT / TOEFL dengan nilai ≥ 450 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau dari lembaga yang diakui.
    5. Surat keterangan dari dokter Spesialis Mata (Fungsi penglihatan baik termasuk tidak buta warna (total atau parsial).
    21 Ilmu Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi
    1. Berusia tidak lebih dari 36 tahun pada saat mulai Program Pendidikan Dokter Spesialis – PPDS (1 Januari untuk pendaftaran Semester Genap dan 1 Juli untuk pendaftaran Semester Gasal).
    2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Akademik Sarjana Kedokteran >2,25.
    3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Profesi Dokter >2,75.
    4. Memiliki sertifikat ELPT dengan nilai >450 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau sertifikat TOEFL dengan nilai > 450 dari lembaga yang diakui.
    5. Kompetensi mental dinyatakan normal, dengan melampirkan hasil Paket Tes Kesehatan Jiwa (Psikotes, MMPI, dan wawancara) yang dilakukan oleh Departemen Psikiatri RSUD Dr. Soetomo, yang masih masa berlaku (hasil tes berlaku untuk 6 bulan ke depan)
    6. Kesempatan mengikuti ujian di prodi Ilmu Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi maksimal 2 kali
    1. Kartu Identitas yang masih berlaku (KTP/SIM/Passport)
    2. TRANSKRIP SARJANA ≥ 2,25.
    3. TRANSKRIP PROFESI ≥ 2,75.
    4. Sertifikat ELPT / TOEFL dengan nilai ≥ 450 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau dari lembaga yang diakui.
    5. Hasil Paket Tes Kesehatan Jiwa (Psikotes, MMPI, dan wawancara) yang dilakukan oleh Departemen Psikiatri RSUD Dr. Soetomo, yang masih masa berlaku (hasil tes berlaku untuk 6 bulan ke depan).
    22 Radiologi
    1. Berusia tidak lebih dari 36 tahun pada saat mulai Program Pendidikan Dokter Spesialis – PPDS (1 Januari untuk periode seleksi Semester Genap dan 1 Juli untuk periode seleksi Semester Gasal)
    2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Akademik Sarjana Kedokteran ≥ 2,75
    3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Profesi Dokter ≥ 3,00
    4. Memiliki sertifikat ELPT dengan nilai ≥ 450 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau sertifikat TOEFL dengan nilai ≥ 450 dari lembaga yang diakui.
    5. Kesehatan Jiwa dinyatakan normal, dengan melampirkan hasil Paket Tes Kesehatan Jiwa (Psikotes, MMPI, dan wawancara) yang dilakukan oleh Departemen Psikiatri RSUD Dr. Soetomo, yang masih masa berlaku (hasil tes berlaku untuk 6 bulan ke depan).
    6. Calon Peserta dengan jenis kelamin wanita tidak dalam keadaan hamil pada saat mulai pendidikan di tahun pertama
    7. Kesempatan mengikuti ujian seleksi di prodi radiologi maksimal 2 kali.
    8. Telah bekerja minimal 1 tahun setelah internship.
    9. Fungsi penglihatan baik termasuk tidak buta warna (total atau parsial), dibuktikan dengan surat keterangan dari dokter Spesialis Mata.
    1. Kartu Identitas yang masih berlaku (KTP/SIM/Passport)
    2. TRANSKRIP SARJANA ≥ 2,75.
    3. TRANSKRIP PROFESI ≥ 3,00.
    4. Sertifikat ELPT / TOEFL dengan nilai ≥ 450 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau dari lembaga yang diakui.
    5. Hasil Paket Tes Kesehatan Jiwa (Psikotes, MMPI, dan wawancara) yang dilakukan oleh Departemen Psikiatri RSUD Dr. Soetomo, yang masih masa berlaku (hasil tes berlaku untuk 6 bulan ke depan).
    6. Surat keterangan tidak hamil pada saat mulai pendidikan di tahun pertama (bermaterai).
    7. Surat Keterangan telah bekerja sebagai tenaga dokter di Pusat Pelayanan Kesehatan minimal 12 bulan, tidak termasuk internship.
    8. Surat keterangan dari dokter Spesialis Mata (Fungsi penglihatan baik termasuk tidak buta warna (total atau parsial)
    23 Psikiatri
    1. Berusia tidak lebih dari 36 tahun pada saat mulai Program Pendidikan Dokter Spesialis – PPDS (1 Januari untuk periode seleksi Semester Genap dan 1 Juli untuk periode seleksi Semester Gasal).
    2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Akademik Sarjana Kedokteran ≥ 2,50.
    3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Profesi Dokter ≥ 2,50.
    4. Memiliki sertifikat ELPT dengan nilai ≥ 450 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau sertifikat TOEFL dengan nilai ≥ 450 dari lembaga yang diakui.
    1. Kartu Identitas yang masih berlaku (KTP/SIM/Passport)
    2. TRANSKRIP SARJANA ≥ 2,50.
    3. TRANSKRIP PROFESI ≥ 2,50.
    4. Sertifikat ELPT / TOEFL dengan nilai ≥ 450 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau dari lembaga yang diakui.
    24 Andrologi
    1. Berusia tidak lebih dari 40 tahun pada saat mulai Program Pendidikan Dokter Spesialis – PPDS (1 Januari untuk pendaftaran Semester Genap dan 1 Juli untuk pendaftaran Semester Gasal).
    2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Akademik Sarjana Kedokteran >2,50.
    3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Profesi Dokter >3,00.
    4. Memiliki sertifikat ELPT dengan nilai >450 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau sertifikat TOEFL dengan nilai >450 dari lembaga yang diakui.
    5. Kesempatan mengikuti ujian di prodi Andrologi maksimal 2 kali.
    1. Kartu Identitas yang masih berlaku (KTP/SIM/Passport)
    2. TRANSKRIP SARJANA ≥ 2,50.
    3. TRANSKRIP PROFESI ≥ 3,00.
    4. Sertifikat ELPT / TOEFL dengan nilai ≥ 450 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau dari lembaga yang diakui.
    25 Mikrobiologi Klinik
    1. Berusia tidak lebih dari 50 tahun pada saat mulai Program Pendidikan Dokter Spesialis – PPDS (1 Januari untuk pendaftaran Semester Genap dan 1 Juli untuk pendaftaran Semester Gasal).
    2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Akademik Sarjana Kedokteran >2,00.
    3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Pendidikan Profesi Dokter >2,50.
    4. Memiliki sertifikat ELPT dengan nilai >400 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau sertifikat TOEFL dengan nilai >400 dari lembaga yang diakui.
    5. Fungsi penglihatan baik termasuk tidak buta warna (total atau parsial), dibuktikan dengan surat keterangan dari dokter Spesialis Mata.
    1. Kartu Identitas yang masih berlaku (KTP/SIM/Passport)
    2. TRANSKRIP SARJANA ≥ 2,25.
    3. TRANSKRIP PROFESI ≥ 2,50.
    4. Sertifikat ELPT / TOEFL dengan nilai ≥ 400 dari Pusat Bahasa Universitas Airlangga atau dari lembaga yang diakui.
    5. Surat keterangan dari dokter Spesialis Mata yang menyatakan penglihatan baik termasuk tidak buta warna (total atau parsial).

  • Surat Pernyataan Kebenaran Pengisian Biodata Pendaftaran Online dan File yang diupload >> Download
  • Form Pendaftaran Spesialis dan Riwayat Hidup Download << KLIK
  • Surat Pernyataan SP3 : >> Download



  • C A T A T A N !

    Berkas yang tidak lengkap tidak diproses.
    Setelah lolos verifikasi dan setelah melakukan pembayaran biaya pendaftaran(Via ATM / Teller) harap berkas yang telah diupload (1 Bendel Berkas Harus sudah urut dan sesuai dengan persyaratan yang ada di Web (persyaratan Umum 1-22 dan persyaratan Khusus) sebanyak 2 Rangkap/Set) segera dikirim ke PPMB Universitas Airlangga, Gedung Airlangga Convention Center Kampus C Surabaya Paling lambat Tgl 10 Oktober 2016 (Cap Pos).

    Untuk informasi pendaftaran online silahkan hubungi :
    Helpdesk 082333253037 / 085707463003
    (Senin - Jumat, Pukul 08.00-16.00)

    Mohon diperhatikan beberapa hal berikut :

    1. Biaya pendaftaran sebesar Rp.1.250.000,-. Uang yang telah disetor ke bank tidak dapat ditarik kembali., biaya tersebut belum termasuk biaya tes kesehatan yang dilakukan tersendiri oleh peserta
    2. Bagi Peserta Berwarga negara Asing Biaya pendaftaran sebesar Rp.2.500.000,-. Uang yang telah disetor ke bank tidak dapat ditarik kembali., biaya tersebut belum termasuk biaya tes kesehatan yang dilakukan tersendiri oleh peserta
    3. Prosedur Pembayaran Melalui ATM : Pembayaran pembelian => Multipayment - masukkan kode unair (10008) masukkan kode voucher => masukan jumlah biaya pendaftaran yang sesuai dengan Strata Spesialis(Rp.1.250.000) tekan ok dst....

    MATERI UJIAN

    • TES POTENSI AKADEMIK :
      1. Kemampuan Verbal
      2. Kemampuan Numerik
      3. Kemampuan Penalaran
    • BHS.INGGRIS
    • WAWANCARA
    • TES KESEHATAN
    • TES PSIKOLOGI
    • BIDANG ILMU

    KELENGKAPAN UJIAN

    • Kartu Tanda Peserta
    • Peralatan tulis
      1. Pensil 2B
      2. Karet penghapus
      3. Bolpoin
      4. Peraut pensil

    Registrasi

    1. Para peserta ujian dapat melihat hasil Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Unair di http://pengumuman.unair.ac.id/ dengan memasukkan nomor ujian.
    2. Informasi Registrasi Ulang dapat diakses di halaman web unair.ac.id di bagian pengumuman sesuai jadwal yang telah ditentukan (di halaman web ppmb.unair.ac.id)
    3. Setelah Dinyatakan Lulus, peserta diminta melakukan Registrasi Mahasiswa Baru (Regmaba) Online. Form Regmaba dan Surat Pernyataan harus sudah dicetak sebelum melakukan registrasi ulang.
    4. Calon Maba Unair harus melaksanakan sendiri pendaftaran ulang sebagai mahasiswa baru UNAIR - tidak dapat diwakilkan kepada siapapun.
    5. Calon Maba Unair harus berpakaian rapi (tidak boleh memakai kaos tanpa kerah), bersepatu dan menjaga ketertiban selama mengikuti Proses Pendaftaran Ulang.
    6. Tempat : Di Bagian Registrasi Mahasiswa Gedung Rektorat Lt I Kampus C, Jl. Mulyorejo Surabaya.