Selayang Pandang

Sejak awal berlangsungnya proses profesionalisasi keperawatan di Indonesia, telah terjadi berbagai pergeseran yang sangat mendasar dibeberapa aspek dalam perkembangan keperawatan. Pergeseran dalam pemahaman tentang keperawatan, yaitu yang tadinya dipersepsikan sebagai pekerjaan bersifat vokasional (vocational) secara bertahap diterima keberadaannya sebagai suatu profesi (professional), dengan berbagai tingkat pemahaman.

Pendidikan perawat yang tadinya merupakan pendidikan vokasional dan sebagian besar berada pada jenjang pendidikan menengah (SPK) dan DIII Keperawatan, secara bertahap bergeser ke jenjang pendidikan akademik profesional, yaitu Ners yang pertama dibuka tahun 1985, tidak hanya itu tahun 1999 di Indonesia mulai dibuka pendidikan perawat pada jenjang Magister Keperawatan, tahun 2003 Pendidikan Keperawatan dikembangan pada jenjang Spesialis Keperawatan dan pada tahun 2008 mulai dibuka Program Doktor Keperawatan

Dengan mulai berkembangnya Pendidikan Tinggi Keperawatan di Indonesia maka Universitas Airlangga ditunjuk oleh Direktorat Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan dengan Surat Keputusan dari Dirjen Dikti No : 122/Dikti/Kep/1999, tanggal 7 April 1999 untuk menyelenggarakan Program Studi S1 Ilmu Keperawatan (Program Pendidikan Ners). Kemudian tahun 2008 Universitas Airlangga mulai membuka Program Studi pada jenjang S2 Keperawatan (Magister Keperawatan), dengan adanya tuntutan dan kebutuhan masyarakat akan pendidikan pada level doctoral maka tahun 2018 mulai dibuka Program Studi Jenjang S3 Keperawatan (Doktor Keperawatan).

Penyelenggaraan Program Doktor Keperawatan di Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga sesuai dengan Keputusan Rektor Universitas Airlangga Nomor 1485/UN3/2017 tentang Pembukaan Program Studi Doktor Keperawatan pada Fakultas Keperawatan dan juga didasarkan pada Surat Keputusan Perngurus Perkumpulan Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (Perkumpulan LAM-PTKes) Nomor 00001/LAM-PTKes/Akr PSB.PTN-BH/Dok/VI/2018 tentang Akreditasi Minimum Program Studi Keperawatan pada Program Doktor Universitas Airlangga Surabaya.

Pelaksanaan kegiatan pendidikan Program Studi Doktor Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga, mengacu pada Peraturan Menteri Rist, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi RI Nomor 44 tahun 2015, tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi dan Peraturan Rektor Universitas Airlangga Nomor 36 tahun 2017 tentang Pedoman Pendidikan Program Doktor Berbasis Riset.

Program Pendidikan Doktor berbasis Riset merupakan program pendidikan yang berorientasi untuk menghasilkan ilmuwan keperawatan yang mampu mengembangkan dan menghasilkan temuan-temuan dibidang ilmu pengetahuan keperawatan. Lulusan program doktor keperawatan paling sedikit menguasai filosofi keilmuan bidang pengetahuan dan keterampilan keperawatan. Pendidikan Program Doktor Berbasis Riset merupakan pendidikan terstruktur yang terdiri dari pendidikan kemampuan lanjut dan kekhususan serta penelitian mandiri, mengikuti Sistem Kredit Semester (SKS) dengan beban studi yang diukur dengan satuan kredit semester (sks) dan kegiatannya diselenggarakan melalui seminar berkala, belajar mandiri, komunikasi ilmiah, penelitian, penulisan karya ilmiah dan pengabdian masyarakat. Beban belajar mahasiswa 48 (empat puluh delapan) sks, dengan masa studi paling lama 7 (tujuh) tahun akademik.

Visi

Menjadi Program Doktor Keperawatan yang mandiri, inovatif, terkemuka, pelopor pengembangan ilmu pengetahuan dan riset keperawatan dengan unggulan caring throghout lifespan di tingkat nasional dan internasional, berlandaskan nilai kebangsaan, etik dan moral agama.

Misi

Menyelenggarakan Tridarma Perguruan Tinggi dalam lingkup nasional dan internasional berlandaskan nilai kebangsaan, etik, dan moral agama:

  1. Menyelenggarakan dan mengembangkan pendidikan Doktor Keperawatan sesuai perkembangan IPTEK.
  2. Menyelenggarakan dan mengembangkan riset melalui penelitian, klinik, komunitas yang inovatif, kreatif, original dan teruji untuk mengembangkan pengetahuan, teknologi, dan atau seni baru dalam bidang keperawatan atau praktik keperawatan melaui pendekatan inter, multi dan transdisipliner.
  3. Menyelenggarakan, mengelola, memimpin pengabdian dalam bidang ilmu pengetahuan dan praktik keperawatan kepada masyarakat dari hasil pengembangan riset berlandaskan nilai kebangsaan, etik dan moral agama serta mampu mendapat pengakuan nasional dan internasional.

Tujuan

  1. Menghasilkan lulusan intelektual, ilmuwan yang berbudaya, menjadi lebih bijaksana dengan meningkatkan kemampuan dan kemandirian sebagai filosof dan atau intelektual, ilmuwan yang berbudaya, dan menghasilkan dan atau mengembangkan teori melaui penelitian yang komprehensif dan akurat untuk memajukan peradapan manusia.
  2. Menghasilkan penelitian inovatif, kreatif, original dan teruji untuk pengembangan pengetahuan, teknologi dan atau seni dalam bidang ilmu dan praktik keperawatan serta mampu mendapat pengakuan nasional dan internasional.
  3. Menghasilkan pengabdian yang bermanfaat dalam memajukan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat berbasis penalaran ilmiah dan karya penelitian keperawatan melalui pendekatan inter, multi dan trans disipliner.
  4. Mengisi kekurangan tenaga dosen yang bergelar doktor pada lembaga pendidikan baik yang berstatus negeri maupun swasta