Selayang Pandang
Seiring pesatnya perkembangan teknologi dan material di bidang laboratorium Kedokteran Gigi dilakukan resetting kurikulum bahwa kurikulum Program Studi Teknik Kesehatn Gigi Fakultas Vokasi memiliki beban studi sebesar 117 sks. Kurikulum Program Studi Diploma- III Teknik Kesehatan Gigi saat ini sesuai SK Rektor No.2426/H3/KR/2011 mengacu pada Standar Profesi teknisi Gigi sesuai dengan keputusan menteri kesehatan Republik Indonesia nomor: 372/Menkes/SK/III/2007 juga mengandung elemen kompetensi antara lain landasan kepribadian, penguasaan ilmu dan keterampilan, kemampuan berkarya, sikap dan perilaku dalam berkarya menurut tingkat keahlian berdasarkan ilmu dan keterampilan yang dikuasai serta pemahaman kaidah berkehidupan bermasyarakat sesuai dengan pilihan keahlian dalam berkarya. Konsep ini diharapkan dapat mengakomodasi kebutuhan masyarakat bahwa lulusan perguruan tinggi memiliki keunggulan dan diharapkan sesuai kebutuhan sosial, industri, professional sehingga afektif dalam perilaku secara utuh.
Visi
Menjadi Prodi yang terkemuka dan mandiri di tingkat Nasional, menguasai iptek, keterampilan, teknologi mutakhir serta dapat memenuhi tuntutan kebutuhan masyarakat di bidang teknik kesehatan gigi berlandaskan etika dan moral agama.
Misi
Misi Program studi Teknik Kesehatan Gigi adalah :
  1. Menyelenggarakan pendidikan vokasional di bidang teknik kesehatan gigi berbasis iptek mutakhir dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan gigi dan mulut masyarakat
  2. Mendidik mahasiswa menjadi ahli madya teknik kesehatan gigi yang mandiri berlandaskan etika dan moral agama
  3. Menyelenggarakan pendidikan yang menjamin kualitas dan kuantitas lulusan yang memenuhi kebutuhan masyarakat/stakeholder.
  4. Menyelenggarakan penelitian/karya ilmiah di bidang Dental Science Laboratory yang dipublikasikan secara nasional.
  5. Mendharmabaktikan keahlian vokasi kepada masyarakat.
Tujuan
  1. Menghasilkan lulusan yang kompeten, berkualitas, dan berjiwa entrepreneur dengan metode belajar student-centered learning dan long life learning dalam penatalaksanaan masalah sistem stomatognatik untuk meningkatkan taraf kesehatan masyarakat berlandaskan etika.
  2. Menyelenggarakan penelitian bidang basic medical-dentistry, public health dan applied medical-dentistry baik mandiri maupun melalui kerjasama antar dan lintas bidang (joint-research) berorientasi pada asas manfaat dan senantiasa berpegang pada etika dan HAKI
  3. Mampu memberdayakan masyarakat untuk mengidentifikasi, merumuskan masalah kesehatan yang berhubungan dengan keadaan kesehatan pasien secara umum dan atau dalam kaitannya dengan fungsi stomatognatik secara mandiri dan berkelanjutan dengan menerapkan teknologi tepat guna yang bermanfaat sebagai dasar untuk melakukan perencanaan strategis dalam memecahkan masalah kesehatan stomatogenatik yang merupakan bagian kesehatan manusia seutuhnya tersebut. Selanjutnya dapat dipergunakan sebagai dasar untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.